Kapolda Jabar: Kami akan tindakan tegas kepada beberapa kelompok yang mengkhawatirkan masyarakat,

oleh -182 Dilihat
oleh

Jurpolnews Bandung, – Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Suntana M.Si bersama Gubernur Jabar Beserta PJU dan Porkopimda melaksanakan Apel gelar pasukan Ops Lilin Lodaya 2022, dengan tujuan untuk meningkatkan sinergitas Polri dengan instansi terkait dalam rangka pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di wilayah Provinsi Jawa Barat bertempat di Depan Gedung Sate Bandung. Kamis (22/12/22).

Apel Gelar pasukan tersebut diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran se Indonesia, bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, disetiap tempat keramaian serta menumbuhkan ketenangan juga rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan, hari ini kita laksanakan apel pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 pertama saya membacakan arahan dari bapak Kapolri dan semua mungkin di informasikan bahwa Covid sudah terkendali sehingga seluruh wilayah Republik Indonesia dalam status PPKM level 1.

“Artinya kewaspadaan masih ada tapi kelonggaran kegiatan sosial itu dipersilahkan, ada kurang lebih 44 juta penduduk Indonesia yang akan bergerak dari Natal dan Tahun Baru”. Ucap Kang Emil.

Jadi, sambung Kang Emil, ini sangat masif dan harus di waspadai, mungkin balas dendam kira-kira begitu sehingga pengamanan di objek vital itu ada 53 ribu objek vital yang harus dilakukan pengamanan.

“Sehingga gabungan pengamanan sudah di siapkan, keberhasilan pengamanan lalu lintas saat lebaran 2022 tadi disampaikan Kapolri tolong diulangi untuk pelaksanaan Nataru 2022, ada Contraflow, ada pengaturan di Oneway, di tol maupun jalan-jalan arteri utama”. Terangnya.

Masih di lokasi yang sama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana, M.Si menambahkan, berbagai upaya kita lakukan dari mulai deteksi dini termasuk prefentif slide bila ada informasi yang kami terima dan kami kembangkan akan menjadi gangguan segera akan kami laksanakan sesuai dengan aturan yang ada.

“Seluruh Polres, Polsek juga kerjasama dengan teman-teman aparat setempat untuk mendeteksi keberadaan orang-orang yang patut dicurigakan dilingkungan masing-masing”. Ucap Kapolda Jabar.

Lanjut Kapolda Jabar, kami sudah instruksikan selain menjaga beberapa objek karna tahun baru juga dengan liburan seluruh objek wisata yang dijaga anggota”. Jelasnya.

“Kami akan tindakan tegas kepada beberapa kelompok yang mengkhawatirkan masyarakat, kami mohon infonya kepada masyarakat apabila ada premanisme yang melaksanakan aksinya dengan alasan apapun kami akan laksanakan tindakan”. Tegasnya.

“Dari jumlah personil yang ada, sambung Irjen Pol. Suntana, seluruhnya ada 26.000 personel untuk Jawa Barat dan 320 Pos, baik Pos Pam, Pos Terpadu ataupun Pos Pelayanan.

“Secara dinamis seluruh jalur, jalan atau tol kita laksanakan untuk malam misa natal dan malam berikutnya kita akan laksanakan penggeseran pasukan di beberapa tempat, juga nanti untuk tahun baru. Semua personel dibagi sedemikian rupa secara dinamis untuk mengantisipasi berbagai gangguan”. Tutup Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *